Aster in Your Heart (3)

17.19

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

****

Cerita sebelumnya: Aster in Your Heart (2)


***

Aku duduk di meja toko berhadapan dengan Om Leo, pelangganku. Sejak pertama ke toko, Om Leo selalu memborong kue. Om Leo cerita kalau kue itu dibagikan untuk karyawan kantornya. Aneh. Bukan aku tak suka. Hanya..., letak kantornya cukup jauh. Itu saja.


“Bagaimana kabarmu, Fara?”

“Baik Om. Om sendiri bagaimana?”

“Sangat baik. Apa kamu ada waktu?”

“Waktu? Kalau toko nggak terlalu ramai kaya gini sih waktuku banyak. Memangnya kenapa Om?”

“Tidak apa-apa. Kamu sudah punya pacar?”


Aku menundukkan wajah, memilin-milin clemek yang ada ditubuhku. Kenapa Om Leo menanyakan soal pacar?

“Fara?”

“Ah iya Om. Fara belum punya pacar. Fara nggak niat lagi Om buat pacaran. Maunya langsung nikah saja.”

“Kalau sama Om mau?”

“Ha?”

“Bercanda, hahaha. Om punya lho anak laki-laki. Mungkin dia cocok sama kamu. Setahu Om, dia tidak punya pacar.”

“Om ini mau jodohin gitu ya? Memang anak Om mau sama saya? Om orang hebat, anaknya juga pasti sama hebatnya. Fara cuma penjaga toko kue, rasanya mungkin aneh.”

“Ya ya ya. Anak muda sekarang memang maunya milih sendiri. Tidak apa-apa sih kalau kamu belum minat. Oh iya, Om balik dulu ke kantor. Terima kasih buat diskon kuenya. Sampai jumpa, Fara.”

Kami pun beranjak dari tempat duduk. Kulambaikan tangan setelah Om Leo menjauh. Aku pikir Om Leo benar-benar menawarkan dirinya. Tidak dapat dipercaya ternyata dia malah menawarkan anak laki-lakinya. Aku yakin, dia hanya bercanda.

You Might Also Like

1 komentar

  1. Kisah yang menarik..mengingatkanku pada satu masa

    BalasHapus

Call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com

IBX58B3FC10AF930