Mencari Hilal

09.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

***

"Apa kau melihatnya?"

Sejenak kau menatap langit di ujung barat sana. Kau menyipitkan mata karena cahaya senja sedikit mengganggu penglihatanmu. Lalu kau menatapku dan menggeleng lemah.

"Apa ada cara lain?"

"Ya. Kita bisa menggunakan hisab. Menghitung perbintangan, bulan dengan ilmu falaq. Sayangnya, kau tahu nilaiku tak seberapa untuk pelajaran ini."

Aku tertawa getir. Ramadhan, bagaimana kita mengetahuimu?

"Tuhan Maha Tahu apa yang terjadi dengan kita, bagaimana kesulitan kita. Jika keduanya tak mampu kita lakukan, menggenapkan bulan Sya'ban menjadi 30 hari pun bisa. Setelah itu kita puasa ramadhan."

"Baiklah!" seruku gembira.

Kita kembali duduk menikmati sang Surya yang kembali ke peraduannya. Ramadhan, selamat datang!

You Might Also Like

3 komentar

  1. krn aku mah org awam dan aku biasa nunggu pengumuman pemerintah saja

    BalasHapus
  2. Pada intinya sebenarnya mari kita serahkan pada ahlinya. Percayakan pada tokoh tokoh agama besar yang bisa dipercaya, jadikan mereka panutan.

    BalasHapus
  3. alhamdulillah suda puasa ini mbak.

    BalasHapus

Call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com

IBX58B3FC10AF930