Fiksi

Peri Bumi

09.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Cahaya menyilaukan ketika Amer membuka mata. Matahari dari timur mulai nampak dengan cahaya jingga. Amer mencoba duduk. Badannya terasa remuk. Ia ingat betul badai angin yang mengacaukan kapalnya. Ia bersyukur karena terdampar di sebuah pulau. Tapi ini di mana?

Tertatih Amer mencoba berdiri dan berjalan. Pulau ini begitu indah dengan nyiur melambai. Air lautnya pun terlihat biru. Jauh mata memandang, Amer juga melihat batu-batuan yang tampak gagah.

Pernikahan

Akad Mengikat

09.00

Bismilaahirrahmaanirrahiim....

Betapa bahagianya hatiku saat
Ku duduk berdua denganmu
Berjalan bersamamu
Menarilah denganku

Namun bila hari ini adalah yang terakhir
Namun ku tetap bahagia
Selalu kusyukuri
Begitulah adanya

Desa

3 Kebiasaan Salah Tapi Lumrah Saat Ada di Desa

09.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Kamu tinggal di kota? Pernah ke desa? Atau mau liburan di desa?

Sini duduk sebentar. Biar enggak kaget, saya mau cerita sedikit. Di desa itu sama saja kaya di kota, ada rumah, jalan, sekolah, kantor bahkan tempat hiburan. Bedanya, jangan ditanya, pasti banyak! Kebiasaan tiap daerah juga beda dan kadang bertentangan dengan sesuatu yang benar.

Dari semuanya, ada nih 3 Kebiasaan Salah Tapi Lumrah Saat Ada di Desa. Mau tahu?

Banjir

Hujan Mulai Datang

09.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Hujan Mulai Datang. Kalau dulu di sekolah kita bisa menjawab pasti bulan apa musim kemarau atau penghujan, saat ini sudah tidak bisa lagi. Cuaca panas sudah jauh berbeda dibanding jaman dulu.

Saya bukan penggemar hujan, tepatnya seram saat melihat hujan bercampur angin, kilat dan guntur. Sungguh itu adalah kombinasi yang cukup menghawatirkan apalagi jika punya pekerjaan di luar, bukan pada bangunan beratap. Tapi saya sudah mulai belajar. Hujan pun rahmat Tuhan yang selayaknya harus kita syukuri.

IBX58B3FC10AF930