3 Kebiasaan Salah Tapi Lumrah Saat Ada di Desa

09.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Kamu tinggal di kota? Pernah ke desa? Atau mau liburan di desa?

Sini duduk sebentar. Biar enggak kaget, saya mau cerita sedikit. Di desa itu sama saja kaya di kota, ada rumah, jalan, sekolah, kantor bahkan tempat hiburan. Bedanya, jangan ditanya, pasti banyak! Kebiasaan tiap daerah juga beda dan kadang bertentangan dengan sesuatu yang benar.

Dari semuanya, ada nih 3 Kebiasaan Salah Tapi Lumrah Saat Ada di Desa. Mau tahu?

  • Semua Mie Instan adalah Sarimi
Apa sih susahnya bilang mie aja? Enggak ada. Namanya kebiasaan sudah mendarah daging, bakal susah ngilanginnya. Mungkin Sarimi ketika dulu paling hits dan murah. Jadi terbawa sampai sekarang. Jadi kalau misal ada yang bilang rebusin Sarimi, langsung sebut merk dan rasa biar enggak ngedumel nantinya, hehehe. 

Sumber
  • Semua Air mineral kemasan adalah Aqua
“Aqua-aqua!”

Pas lagi di bus, pasti ada nih pedagang asongan yang nawarin air mineral. Rata-rata bilangnya Aqua, padahal yang dijual itu merk lain misalnya Pelangi. Kalau lagi kumpul di hajatan juga gitu. Beli air kemasan dus merk lain tapi pas ngasih bilang Aqua. Aqua memang hits, tak ada duanya deh!

  • Semua daging adalah ikan
“Tumbasno Iwak Pitik!”

Itu artinya belikan ikan ayam, maksudnya daging ayam. Bukan hanya ayam, daging kambing itu disebut iwak wedus, daging kerbau ya iwak kebo. Itu juga berlaku pada cumi, iwak nus. Padahal dia  itu golongan Moluska bukan Chordata kaya Ikan laut betulan.

Jadi jika kalian menemukan 3 penyebutan benda-benda sejenis ini, tolong jangan kaget ya!

Bonus nih, biar kekinian!

You Might Also Like

2 komentar

  1. Kirain semua mie instan adalah Indomie :D
    Kalau di Surabaya jg nyebut lauk sebagai ikan/ iwak hehe

    BalasHapus

Call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com

IBX58B3FC10AF930