Merasa Lucu

08.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Setiap orang pastinya suka yang namanya penghematan. Sebagai wanita, perempuan melakukan rincian belanja atau pengeluaran adalah hal yang wajib. Kadang saat toko sebelah ngasih diskon, kita ikut antri ke sana. Beda 500 rupiah saja bisa pindah haluan. Apa kalian begitu juga?

Beberapa waktu kemarin saudara saya nawarin tas. Dia bilang harganya miring karena ambil dari pusatnya. Dia sebenarnya adalah ipar. Suaminya satu buyut dengan saya. Kalau diperinci, sebenarnya dia pendatang di keluarga besar.

Bicara belanja online, jelas saya tidak asing. Jadi radar untuk bandingin harga pun terjadi. Saya menemukan website yang jual tas jenis itu dengan harga lebih murah dari yang saudara saya tawarkan.

Lalu apa yang terjadi selanjutnya?

Pixabay

Saya membawa pulang tas dari rumah saudara saya. Bodoh ya?! 😂😂😂

Saya Merasa Lucu sendiri. Saya yang perhitungan kok mau-maunya saja bayar tas yang harganya sedikit lebih mahal padahal kalau beli sendiri bisa saja. Apa saya gila?

Ada alasan prinsipil sebenarnya. Dia yang tadinya orang asing mau 'nyedulur' atau bersaudara sama saya. Saya sangat menghargai itu karena dibanding ipar lain, dia orang yang humble. Lalu bagaimana saya bisa menolak niatan itu?

Saya tahu kadang ada juga saudara yang akhirnya memanfaatkan kita. Tapi yang kemarin itu saya tak merasa dimanfaatin. Jadi cukuplah saya merasa lucu sendiri dan menikmati persaudaraan baru ini.

You Might Also Like

3 komentar

  1. Waduh mba, sayang banget kok dibeli T_T

    BalasHapus
  2. Klo jadi Mbak, kemungkinan besar saya pun juga akan beli di Saudara sendiri. Itung2 penglaris jualan saudara sendiri ya Mbak :)

    BalasHapus
  3. kadang kita suka gak enakan hati apalagi yang jualan saudara sendiri

    BalasHapus

Call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com

IBX58B3FC10AF930