Jamu, Jamu!

09.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

"Jamu, jamu! Jamunya, ada Beras Kencur, Kunir Asem! Jamu, jamu!

Siapa yang suka minum jamu?

Dalam suatu acara, saya pernah melihat juru masak Bapak Presiden Jokowi di singgasananya yaitu Dapur Istana. Beliau ini sedang menunjukkan dapur tempat masak buat Presiden itu bagaimana. Lalu beliau juga menyebutkan masakan favorit sampai jamu tradisional yang diminum Bapak tiap hari. Yang wah itu cangkir yang dipakai buat minum, sederhana banget.

Sebenarnya saya enggak mau bahas cangkir beliau. Hanya saja saat mendengar Jamu, saya tiba-tiba teringat seorang teman. Namanya Slamet, anak kedua, perempuan. Saya mengenal dia sudah cukup lama, tapi baru sekelas saat kelas XII SMA.

Pixabay

Setahu saya, keluarganya dari Solo. Entah Bapaknya, atau Ibunya, dan mungkin keduanya. Saya tak begitu yakin karena dia tak banyak cerita tentang hal pribadi. Tapi yang pasti adalah Bapak dan Ibunya penjual jamu keliling. Jamunya mereka buat sendiri. Ada Kunyit Asam, Beras Kencur, Suroh, dan beberapa jamu racikan lainnya.

Ketika Kakak Slamet lulus SMA, dia juga sempat jualan jamu. Bahkan Slamet waktu masih sekolah juga jualan jamu. Tentu saja itu dilakukan sepulang sekolah. Uang hasil jual jamu buat saku tambahan dia. Dan sebenarnya jamunya itu tak untung seberapa tapi banyak juga yang ngebon dan banyarnya entah kapan.

Pernah waktu saya dan teman-teman masih di sekolah karena ekskul, dia tiba-tiba datang dan ngasih sebotol jamu beras kencur. Kami tentu saja bingung, kenapa diberi cuma-cuma? Slamet bilang bahwa dia mau pulang dan jamunya masih. Daripada dibuang, mending dikasih ke kita. Jamunya yang dia buat memang tak bisa disimpan lama. Lebih enak jamu segar daripada awetan.

Dan kisah kami terhenti saat kelulusan. Kami punya jalan masing-masing. Saya tak tahu bagaimana kabar dia karena saat itu saya tak punya HP yang bisa dihubungi. Dengar-dengar dia pindah, mungkin ke kampung halaman orangtuanya. Kalau lihat jamu, saya pun rindu dia.

Untuk sekarang, saya suka jamu Kunyit Asam pakai es. Ternyata segar juga dan sangat bantu saat sakit ketika mestruasi melanda.


Kamu suka jamu apa?

You Might Also Like

0 komentar

Call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com

isi Halaman