4 Fasilitas Ini Akan Ada di Ibu Kota Baru Indonesia

09.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Pada bulan Agustus 2019 lalu, Presiden RI Joko Widodo mengumumkan kota yang dipilih menjadi Ibu Kota baru Indonesia. Dari sekian banyak kota yang diprediksi publik, akhirnya kota Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur lah yang terpilih menggantikan kota Jakarta. 


Pemindahan Ibu Kota sebenarnya sudah sejak lama diisukan akan terjadi. Namun, baru pada tahun ini Pemerintah semakin menunjukkan keseriusannya. Kutai Kartanegara sebagai Ibu Kota baru Indonesia diharapkan bisa menjadi pusat pemerintahan yang lebih kondusif dan potensial. Sementara itu, Jakarta akan tetap menjadi kota metropolitan sekaligus sebagai pusat bisnis Indonesia.

Dengan adanya wacana pemindahan Ibu Kota baru Indonesia, maka banyak pihak yang begitu penasaran dengan fasilitas apa yang akan tersedia di sana. Sebab sebelumnya, Kutai Kartanegara masih memiliki fasilitas yang terbatas. Mengingat kota ini bukan lah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur pula.

Dikutip dari beberapa sumber terpercaya, ada beberapa fasilitas yang akan dibangun di Ibu Kota baru Indonesia ini. Berikut kami berikan informasi lengkapnya.



  • Jalan Tol
Faktanya, sebelum keputusan pemindahan Ibu Kota baru Indonesia diumumkan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memang sedang merampungkan pengerjaan proyek jalan tol Balikpapan - Samarinda. Saat ini, perkembangan konstruksi sudah mencapai 98 persen. Jadi, hanya menunggu proses penyelesaian hingga jalan tol ini bisa digunakan publik. 

Jalan tol Balikpapan - Samarinda memiliki total panjang jalan 99,35 kilometer. Daerah Samboja yang merupakan bagian dari kota Kutai Kartanegara akan dilewati jalan tol ini. Sehingga keberadaan jalan tol ini juga semakin membuka jalur perekonomian Ibu Kota baru Indonesia nantinya.


  • Komplek Rumah Dinas
Dikatakan oleh Presiden Joko Widodo bahwa para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di kantor pemerintahan tak perlu mengkhawatirkan soal tempat tinggal di Ibu Kota baru Indonesia. Sebab, Pemerintah akan membangun rumah dinas untuk PNS yang dekat dengan kantor pemerintahan. Namun, Pemerintah juga mempersilahkan publik yang ingin membeli tanah atau membangun rumah secara mandiri. 

Komplek hunian dinas yang dekat dekat area perkantoran juga akan memudahkan mobilitas para pekerja. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya kemacetan seperti di Jakarta.


  • Transportasi Ramah Lingkungan
Menurut Kementrian Perhubungan, Ibu Kota baru Indonesia juga akan dilengkapi dengan layanan transportasi publik yang ramah ligkungan dan saling terintegrasi satu sama lain. Transportasi publik seperti MRT dan Bus dengan bahan bakar gas dan listrik akan disediakan dengan jarak halte dan stasiun yang saling berdekatan. Dengan begitu, jumlah gas emisi atau gas buangan kendaraan bisa ditekan jumlahnya untuk mengantisipasi terjadinya polusi udara.


  • Instalasi Air Minum
Perencanaan pembangunan Ibu Kota baru Indonesia disiapkan secara matang dengan mengusung green city alias kota yang ramah lingkungan. Tak heran jika penggunaan sumber daya air dan mineralnya juga diperhatikan. Pemerintah berencana akan memfasilitasi kota dengan instalasi air minum. Warga Ibu Kota baru Indonesia tak perlu lagi bersusah payah mengolah sumber air sebagai air minum. Jika instalasi ini benar terealisasi, maka standar kelayakan tinggal kota ini akan melebihi Jakarta, dan sama dengan kota-kota di negara maju.

Selain akan memiliki fasilitas keren di atas, Ibu Kota baru Indonesia juga memiliki beberapa keistimewaan dibanding dengan kota Jakarta. Simak infonya di link artikel ini:


Jadi tidak sabar melihat Ibu Kota barunya Indonesia. Kalian juga?

You Might Also Like

0 komentar

You can call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com