Bukan Rekomendasi Tempat Ngabuburit Asik

07.00

Tempat Ngabuburit Asik, di mana itu? Adakah rekomendasi yang bisa dikunjungi bersama keluarga?

Jujur jika ngomongin tempat ngabuburit asik dan direkomendasikan, saya akan susah menjelaskannya. Ya mau bagaimana? Selama Ramadan saya memilih di rumah. Mungkin bagi banyak orang, hidup saya tidak berwarna.

Ngabuburit atau mengabuburit merupakan kegiatan menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa di waktu bulan Ramadan. Karena menanti, sebenarnya banyak kegiatan yang bisa kita lakukan. Misalnya berburu takjil, menyiapkan buka puasa, ngaji, nonton dan lain sebagainya. Untuk tempat, tak ada batasan di mana.

bukan rekomendasi tempat ngabuburit asik

Tempat Ngabuburit (Anggap Saja) Asik


Karena memang jarang pergi jajan di luar, maka saya tidak punya rekomendasi Tempat Ngabuburit Asik. Jadi di postingan ini, saya akan bercerita selain rumah yang pernah saya jadikan tempat menunggu adzan magrib. Ini dia:

  • Jalan
Dulu sekali saat masih sekolah dan jauh dari rumah, jalan adalah tempat saya ngabuburit. Waktu itu saya harus beli makan sendiri untuk keperluan berbuka dan sahur. Setelah ngaji, langsung gas beli. Kadang antriannya panjang dan akhirnya adzan berkumandang ketika saya masih di jalan.

Oh iya, saat kerja jauh atau bepergian lalu pulang karena mau lebaran, pernah juga posisi adzan magrib dan masih di jalan. Jika posisi di kendaraan, maka saya bisa berbuka karena bawa bekal. Pernah juga hanya minum air putih untuk sekadar membatalkan puasa.

  • Musola dan Masjid
Di postingan Puasa Tahun Ini Masih Pandemi saya menyebut soal Safari Ramadan. Nah karena sekarang saya di rumah saja, maka sesekali saya ikut jalan-jalan di kampung. Dari Komunitas Pemuda ada jadwal ngaji bersama di musola dan masjid. Biasanya dimulai tanggal 2 sampai 26 Ramadan. Nantinya digilir dan gantian. Tahun ini ada 15 kali pertemuan. Mungkin tahun depan tambah satu karena ada musola baru.

Lalu di sana kegiatannya apa saja?

Biasanya dimulai pukul 16.30 sampai orang-orang kumpul. Lalu pembukaan, tahlil, sambutan, baru ngaji sebentar. Oh iya, di sini kami biasanya dapat nasi dan minuman untuk berbuka.

  • Pantai
Cerita ngabuburit di pantai ini sebenarnya sudah lama sekali. Namun bagi saya cukup berkesan. Sekeluarga waktu itu memutuskan untuk berbuka di pinggir pantai yang jarang dikunjungi. Kami membawa bekal sendiri. Saya pikir waktu itu akan sepi. Eh ternyata ada keluarga lain juga. Cukup seru dan saya berharap bisa mengulang itu.

Dulu ketika baru lulus MAN, kadang Teman komunitas mengajak untuk berbuka puasa bersama di sekolah. Saya pernah ikut satu dua kali. Seru bisa kumpul, tapi mereka tidak suka tidur sementara saya doyan. Mereka bisa tuh matanya on sampai subuh.

Teman sekelas juga beberapa kali membuat acara buka bersama. Untuk ngabuburitnya diisi dengan bagi-bagi takjil di jalan. Karena banyak alasan, saya belum pernah ikut. Saya hanya melihat cerita yang mereka bagikan di WAG. Menyesal? Tentu saja tidak. Kami punya prioritas masing-masing dan saya melakukan itu demi kesehatan mental diri sendiri.

Ya, ini Bukan Rekomendasi Tempat Ngabuburit Asik. Apa pun dan di mana pun kegiatan Kalian, semoga itu menjadi Ramadan yang berkah. Bukan begitu?

You Might Also Like

0 komentar