Langit Musik, Ketika Suara Mulai Bicara

22.11

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Dan kau bisikkan kata cinta
Dan kau percikkan rasa sayang....



Lagu itu membangunkanku. Bukan karena suara yang menyakitkan telinga, tapi justru sebaliknya. Kamu melirikku sekilas, lalu menatap penumpang lain. Sebagian melihatmu dengan antusias, menikmati hiburan darimu dan juga ukulele yang menemanimu. Kau menunduk, semua bersorak dan tepuk tangan. Kuambil dompet koinku. Ah harusnya bukan hanya koin. Ratusan ribu juga pantas untuk suara merdumu.

Kuulurkan uang ketika kau mendekat ke bangkuku, baris paling belakang.

"Kursiku,"
"Ha?!"
"Ini kursiku," ucapmu sambil mendudukkan diri tepat di sampingku.

Kau menutup mata dan memeluk erat gitar kecilmu. Ada apa denganmu? Ah bukan urusanku. Bus mulai berjalan, saatnya aku meninggalkan semua kenangan dari kota ini. Kupejamkan mata lagi. Ini saatnya memulai hal baru.

"Hei, boleh pinjam HP?"

Aku menatapmu sejenak.

"Bateraiku habis. Hanya mau SMS, tidak mahal kan?!"

"Power bank," tawarku.

"Ah boleh. Tapi aku tetap pinjam HP,"

Kuambil smartphone dan power bank dari dalam tas. Sedikit ragu, tapi kuulurkan juga padamu. Telpon pintar beserta PB kau ulurkan padaku. Ah, ternyata milikmu jauh lebih mahal dan kau mulai memainkan smartphoneku.

"Makasih ya buat SMSnya. Ngomong-ngomong aku bosen, boleh pinjam buat dengerin lagu kan?"

Sebelum kujawab, kau berkata lagi, "Aku bawa headset sendiri,"

"Disitu gak ada lagu," ucapku
"Astaga! Bagaimana bisa kau hidup tanpa musik? Gak ada nada, suara yang mengalun, hidupmu pasti suram!"

Aku melolot, "Apa hakmu?"

"Eit, tenang. Kubuat hidupmu jadi lebih berwarna."

Kulihat kau mulai membuka Playstore. Langit Musik dan terdownload!

"Apa-apan sih main download aplikasi aja!"

"Jangan hawatir, ini gratis buat pelanggan Tsel. Kalaupun pakai data operator lain, gak habisin kuota juga. Sebentar, buat akun dulu. Masukkan nomor Telkomselmu. Aku gak liat deh, beneran!"

Ragu, kuketik juga nomorku. Muncul SMS konfirmasi yang akan dijadikan pasword sementara.

"Gampangkan! Sini tak kasih nama, Kita," katamu tanpa permisi saat mengambil smartphoneku lagi.

"Kau suka lagu apa? Ah pasti gak punya lagu favorit. Kita pakai jelajah aja ya,"

Kupandangi layar kotakku, hei ada salamnya. Beberapa penyanyi dengan lagu hitsnya muncul.

"Dengerin deh!" langsung headset kau pasangkan di telingaku.

Lagu Barat, Flashlight Jessie J.

"Nah, ini ada lirik lagunya. Kamu bisa ikutan nyanyi sambil baca teksnya." jelasmu lagi.

"Tag Station, ini lagu kumpulan berkategori. Dari bahagia, sedih, lagu lawas, semua ada,"

Aku melirikmu, "Dangdut ada?"

Kau tertawa renyah, "Gak nyangka kamu suka lagu model gitu. Ada banyak lagu dangdut, tenang aja,"

"Bagaimana dengan trending?"

"Oh itu. Ini kumpulan lagu yang lagi ngetrend masing-masing daerah. Pilih aja Papua, apa pun deh."

"Kok diganti lagunya?!"

"Tenang, masuk Laguku aja. Habis muter apa, masih ada riwayatnya."

"Aplikasi ini masih gratis ya. Kalau kamu mau download lagu dan denger offline bisa juga langganan secara premium 22 ribu satu bulan atau 6600 seminggu dengan ketik SMS “REG NEWLM” ke 96161. Mau aku daftarin?"

"Ah nanti aku daftar sendiri,"

"Pakai Lagit Musik, kamu bisa denger lagu ribuan. Bersama denganku, hidupmu akan jauh lebih berwarna,"


"Kamu ngomong apa?"

"Dengan musik, hidupmu akan lebih cerah, hehehe."

Kita terdiam, sama-sama menikmati lagu yang sedang berdendang.

"Ini lagu Korea kan?" tanyaku ketika lagu baru diputar.

"Iya. Kupikir perempuan banyak yang suka K-Pop,"

"Ada liriknya?"

Kau menggeleng, "Selain lagu Indonesia dan Barat, lirik belum tersedia. Mungkin biar kita menajamkan telinga dengan kosakata negara lain. Bisa jadi seperti itu,"

Kau mengklik setting akun. Langsung saja kututup layar smartphoneku. Jangan sampai dia tahu nomorku.

Bukannya takut, kamu malah tertawa, "Sepanik itu? Apa nomormu sama dengan nomor rekening beserta pinnya? Aku cuma mau bilang, nanti jangan lupa atur paswordnya. Yang tadi cuma pasword sementara,"

Bersamaan itu, kernet bus mulai berteriak karena ada penumpang yang mau berhenti.

"HPku. Terima kasih ya, sampai jumpa!"

Kau lambaikan tangan dan pergi. Kupandangi punggungmu dari jauh. Pertemuan kita sesingkat ini saja? Lagu Cinta Pertama dan Terakhir dari Sherina mengalun,


Kau buat aku bertanya
Kau buat aku mencari
Tentang rasa ini
Aku tak mengerti

Dan lagu pun terhenti berganti dengan dering dari smartphoneku. Ada panggilan masuk dari nomor baru. Siapa?

"Halo,"

"Hai, ini aku yang tadi duduk di sampingmu,"

Dan kali ini aku tersenyum, jauh lebih lebar....


You Might Also Like

8 komentar

  1. Unik nih cara reviewnya. Sesuai namanya, perempuanunik. Goodluck!

    BalasHapus
  2. Aku udah terpana duluan saat melihat screenshot pertama: Sheila On 7. Duhhhh jadi mau donlot Langit Musik juga biar bisa rajin dengerin Sheila On 7.
    Ceritanya menarik banget, Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mbak. Saya juga suka Sheila

      Hapus
  3. Saya juga suka Sheila soalnya tetangga di Jogja mbak :)

    BalasHapus
  4. eh aku belum donlot nih, padahal pake telkomsel juga. thanks ya infonyaa...

    BalasHapus
  5. cerita yang unik seperti dalam drama korea saja :D

    BalasHapus

Call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com

IBX58B3FC10AF930