Prasangka

09.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

X keluar dari grup

Setiap ada anggota yang keluar dari grup, mau tak mau kita akan berprasangka apalagi pergi tanpa pamit. Kenapa? Ada apa? Apa kita terlalu berisik, dan lainnya. Lucunya, kita sering berprasangka buruk daripada baiknya.

Beberapa tahun lalu ketika saya resign, ada sedikit gesekan antara saya dan mantan Bos. Saya sudah mengerjakan semua kewajiban sebelum saya keluar, tapi X-Bos seperti enggan melepas karena memang belum mendapat pengganti yang mungkin setahan banting saya. Kantor mungkin sedikit kacau dan saya memang enggan kembali. Beliau pernah menjanjikan sesuatu dan sampai batas yang telah diucapkan, janji itu tak tertunai.

Saya marah, tak mau mengalah pun beliau. Saya berusaha melupakan tapi kadang bayang prasangka datang dan sangat mengganggu.

Hingga lima tahun berlalu, akhirnya kemarin saya berusaha mengalah. Saya terkejut dengan keadaan beliau yang sekarang dan sekaligus kasihan. Iya saya merendahkan hati, mengunjungi rumah beliau.

Saat itu istri beliau yang menyapa. Kami berbicara, saya mendengar cerita beliau. Dan saya merasa lucu. Betapa prasangka ini tak ada gunanya. Lima tahun saya 'melarikan diri', padahal harusnya lebih baik saya menghadapi itu lebih awal.

Tapi kemudian saya sadar. Butuh waktu untuk ego dan hati ini mantap, berdiri tegak. Saya seolah ingin membuktikan bahwa saya baik-baik saya selepas resign. Dan memang butuh waktu untuk saya yang sekarang ini jauh lebih bahagia.


Saya menyelesaikan satu kesulitan masa lalu. Kini saya bersiap menyambut kebahagiaan saya yang lain!

You Might Also Like

0 komentar

You can call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com