Berkenalan Dengan Smartphone Poco

07.00

Sekolahnya sekarang online. Jadi butuh smartphone untuk belajar!

Sejak pandemi, sekolah memang memutuskan untuk melakukan Pembelajaran Jarak Jauh. Karena saya pengguna smartphone dan internet, hal ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Saya pikir akan lebih mudah beradaptasi untuk membantu Bocah belajar.

Ternyata, PJJ berbeda dengan apa yang saya bayangkan. Di sekolah, Bocah masih memakai sistem satu arah. Jadi Guru hanya memberikan tugas ini itu dan anak mengerjakan. Meski begitu, mereka atau orang tua butuh smartphone yang lebih mumpuni.

Keponakan saya di awal pandemi akhirnya punya smartphone baru. Hal ini karena dia kelas 6 dan bersiap menghadapi ujian. Ponsel Ibunya yang lama tak mampu menangani berbagai macam WAG dan sering ngeblank. Ini juga berlaku buat Keponakan saya yang lain. Mau tidak mau, Bapaknya harus mengeluarkan uang untuk membeli gadget baru.

Sepupu saya juga akhirnya menenteng smartphone. Kemarin-kemarin dia dan Ibunya bikin perjanjian bahwa jika sudah sunat, baru beli. Berhubung pandemi, hal ini tak berlaku lagi. Mereka pun beli handphone baru dan itu Poco. Jujur rasanya asing banget. Apa sih Poco ini?

Ternyata, Poco itu awalnya adalah anak perusahaan dari brand Xiaomi. Setelah 2 tahun dibesarkan, akhirnya Poco memilih mandiri dengan merek independen. Target audiens Poco sendiri adalah extreme performance dan extreme price.

Poco sekarang punya beberapa produk seperti Poco X3 GT, POCO F3, POCO X3 Pro, POCO X3 NFC, POCO M3 Pro 5G, dan POCO M3. Secara sekilas, Poco memang terlihat menarik dan punya baterai yang cukup besar. Jadi awet saat dipakai.

poco x3 gt

Akhir tahun ini atau awal tahun depan, saya ada rencana untuk mengganti smartphone. Saya bukan orang kaya yang gonta ganti ya. Ini memang kebutuhan untuk kerja. Lalu, handphone apa yang menarik perhatian saya? Poco X3 GT jawabnya.

Kenapa Memilih Poco X3 GT?


Sebenarnya saya tidak ahli dalam mengulas sebuah smartphone. Ini hanya berdasarkan apa yang saya tahu dan memang saya butuhkan. Poco X3 GT punya penyimpanan dan RAM 8GB + 128GB, 8GB + 256GB. Buat saya yang bekerja dengan internet, ini cukup banget. Layarnya itu 6.6" FHD+ DotDisplay. Dari dulu, saya memang ingin ponsel yang lebih. Pas banget deh.

Poco X3 GT jadi ponsel POCO pertama yang dilengkapi chipset 6 nm dan didukung 4 core Arm Cortex-A78 berperforma tinggi dengan keseimbangan efektif antara performa dan konsumsi energi. Dengan UFS 3.1, kita bisa menikmati waktu memuat yang lebih singkat, baik ketika bermain game atau mengambil gambar.

smartphone poco x3 gt

Baterai 5.000mAh (typ) dan pengisian daya 67W turbo charging. Rasanya memang menyenangkan jika nge-charge enggak pakai lama. Lalu sudah mendukung 5G juga tergantung jaringan dan konektivitas di daerah kita. Yang terakhir adalah soal kameranya sih yang memang oke. Untuk sekarang, harga Poco X3 GT adalah 4 juta-an. Masih jauh sih uang saya, tapi bismillah saja.

Bagi Sobat Misqueen dan tipe setia seperti saya, tidak masalah beli smartphone mahal asal sekalian bagus baik luar maupun dalamnya. Jadi lebih awet dipakai dan pastinya bisa maksimal dalam penggunaannya. Minimal bisa balik modal gitu deh.

Mau smartphone apa pun, jangan lupa untuk memakainya secara bijak. Ada baiknya kita belajar literasi digital juga. Jangan sampai punya ponsel pintar, tapi kitanya tidak. Bukan begitu?

Kalian ada yang sudah punya smartphone Poco? Coba dishare di kolom komentar ya!

Sumber gambar dan referensi:
https://mobile.po.co.id/

You Might Also Like

22 komentar