Tentang Masker

07.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Kenapa Cewek-Cewek suka pakai masker? Apa biar kalau tidur terlihat tetap cantik?

Dulu, saya adalah orang yang penasaran tiap ketemu perempuan yang pakai masker saat naik bus. Saya coba ikutan dengan niat agar saat ketiduran enggak kelihatan mulutnya yang terbuka. Hasilnya, saya engap sendiri. Sejak itu saya tidak pakai masker tapi lebih nyaman menutup dengan kerudung atau cadar.



Lain dulu lain kini. Sejak adanya Covid-19, masker menjadi salah satu barang yang diburu sebagai perlindungan diri. Harga masker medis melambung bahkan susah dicari. Saya pikir beruntung karena sempat beli beberapa biji.

Awalnya anjuran menggunakan masker hanya untuk petugas medis dan orang yang sakit. Kini setelah makin banyak korban, semua orang diwajibkan memakai masker. Dan akhirnya banyak yang membuat masker sendiri dari kain.


Saya bukan termasuk orang yang pintar menjahit. Jadi saya membeli masker kain beberapa biji. Dari desa juga beberapa komunitas ada yang memberikan masker kain gratis. Ya, masker jadi salah satu usaha kita dalam mencegah penularan.

Masker, Bukan Hanya Pelindung Diri Tapi Juga Fashion Terkini


Saya teringat adik saya pernah cerita bahwa teman-temannya yang kerja di konveksi akhirnya banting setir membuat masker kain. Beberapa teman Blogger juga membuat dengan desain dan gambar yang lucu-lucu. Saya senang melihatnya. Meski kita dalam keadaan susah, tetap punya usaha terutama untuk membantu orang lain saat pandemi.

Freepik

Kini masker kain bukan hanya pelindung diri tapi bisa jadi fashion terkini. Saya sempat melihat ada Pengantin yang pakai masker dan terlihat cantik. Ada pula pasangan yang melakukan sesi foto dengan memakai masker. Lucu, tapi juga waspada untuk perlindungan diri. Pakai masker tuh memang jadi terlihat misterius. Tapi it is okey. Jadi hemat pakai lipstik juga, hahaha.

Jika kamu memakai masker kain, jangan lupa untuk mencucinya setelah dipakai. Tetap jaga kesehatan buat semua!

You Might Also Like

0 komentar

You can call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com