Menangkap Kebahagiaan

09.00

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

"Kapan terakhir kali kamu membahagiakan diri sendiri?"

Pertanyaan itu muncul begitu saja. Kapan dan bagaimana aku membahagiakan diri sendiri?

Dulu aku pernah membaca buku remaja berjudul I Love Me, cerita-cerita tentang membahagiakan diri sendiri. Bukan hanya tentang catatan bahagia tapi beberapa kasus yang dialami remaja seperti penasaran akan sesuatu, sampai ketidakpercayaan diri.

Sejak itu aku mencoba menahan banyak hal. Menekan keinginan yang bagi teman itu biasa, tapi bagiku tidak mudah. Aku sering mengabaikan diri demi kebahagiaan orang lain, demi sesuatu yang menurut orang baik. Kadang aku berpikir, sebenarnya ini hidup siapa? Kenapa orang lain suka ikut campur?

Pixabay

Aku melangkah, melihat sekeliling. Ada anak-anak kecil yang tertawa saat bermain air. Aku pernah ada di posisi mereka. Bermain air di sungai. Ketika pulang dengan kondisi pakaian basah, buru-buru mengeringkan baju agar tidak ketahuan. Antara was-was tapi puas. Betapa bahagia itu bisa dilakukan dengan hal yang sederhana.

"Hei!"

Dia tersenyum. Entah mengapa bibirku tertarik untuk mengukir senyuman.

"Ini," Dia mengulurkan sebotol minuman.
"Gomawo!"
"Kurasa kita harus piknik!"
Kuhela napas, "Andwae! Ada deadline kerjaan kita sampai Sabtu malam,"
"Enggak asik ah! Malam Minggu masa masih kerja?"
"Apa itu Malam Minggu?"
"Dasar jomblo!"
"Single! Ada perbedaan besar antara Jomblo dan Single,"
"Single Day! Eh Ini tanggal berapa?"
"Sembilan. Kenapa?"
"Pas banget!"

Dia mengeluarkan gadgetnya. Membuka lalu menunjukkan satu aplikasi, Lazada.


"Lazada 11.11, Minggu ada Festival Belanja dari Lazada Indonesia!"
"Lalu?"
Dia menatapku tak percaya, "Kamu enggak tahu? Ini Single Day, hari di mana kita membahagiakan diri sendiri dengan ngasih hadiah. Masa ginian aja kamu enggak tahu? Dulu pertama kali Single Day muncul di China sana. Anak muda yang belum ada pasangan ya piknik gitu."
"Entahlah!


"Itu dulu tapi. Sekarang sih Single Day jadi harinya Belanja Online dan Lazada yang sekarang milik Jack Ma ikut nyemarakin itu. Ngasih hadiah diri sendiri juga buat semua orang, bukan yang single aja. Lewat aplikasi Lazada ada banyak promo dan diskon gila-gilaan. Voucher potongan harga juga banyak. Kita juga bisa ngeshake untuk dapat kejutan menarik. Di tanggal 11 nanti bakal buka sampai 24 jam. Seru kan? Coba nih kamu lihat-lihat dulu. Apa yang kamu inginkan,"

Apa yang kuinginkan?

"Kamu!" ucap hatiku. Aku tersenyum kecil memikirkan itu. Tapi apa bisa?

Kulihat semua promo yang ada. Pakai aplikasi Lazada ada gratis ongkos kirimnya juga. Cukup menarik.

"Jangan coba-coba beli barang untukku!" ancamnya. Gadis itu kemudian berlari menyusul anak-anak yang bermain air tadi.

Dia tertawa terbahak-bahak saat anak-anak menyipratkan air. Dia juga terjatuh tapi menarik salah satu anak hingga jatuh bersama. Momen ini, aku tak ingin melupakannya. Aku menginginkan Mirrorless. Ya, aku akan menemukannya di Lazada besok saat Single Day.


Aku ingin mengabadikan masa ini dengan Mirrorless. Bagaimana dia tertawa dengan sederhana seperti itu. Aku ingin menangkap momen dan membuat kenangan bersamanya. Kelak kita akan sama-sama tersenyum mengingat masa lalu.


"Bagaimana, sudah mutusin pilihan?"
"Tentu. Nanti aku akan mengunduh sendiri aplikasinya,"
"Jangan!"
"Kenapa?"
"Aku titip beliin barang, biar sekalian ongkos kirimnya!"
"Pakai Aplikasi gratis ongkir!"
"Wah! Aku baru tahu. Kalau gitu, yuk mari lanjut kerja!"
"Sebelum Single Day, bagaimana kalau kita putuskan untuk enggak single lagi?"
Dia tertawa, "Boleh saja!" jawabnya.

You Might Also Like

2 komentar

  1. Omooo, diselingi sama potonya Oppa sama Eonni, jadi seneng liatnya kak hehee
    Kameranya emang idamable yah kak
    Smoga bisa terwujud kakak

    BalasHapus
  2. Waduh, diskon 11.11 bener2 menggiurkan ya Mbak. Dimana2 pake ini, sampai bingung mau beli yg mana wkwkwk....

    BalasHapus

Call me Pu |@perempuanunik | unikperempuan@gmail.com

isi Halaman