Puasa Tahun Ini Masih Pandemi

07.00

Awal Ramadan sudah ditetapkan Pemerintah di tanggal 3 April 2022. Puasa Tahun Ini Masih Pandemi. Apakah ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya?

Puasa Saat Pandemi sudah kita rasakan sejak tahun 2020. Apa pun bentuknya, karena sudah terbiasa kemungkinan kita tidak akan kaget. Kalau dipikirkan, sepertinya sih tidak jauh berbeda dengan Ramadan sebelumnya.

puasa ketika pandemi di tahun ketiga

Jika sebelumnya saya cerita soal Puasa Hari Pertama Di Rumah, maka setelah dewasa pun sama. Walaupun pergi untuk bekerja, awal Ramadan saya sahur bersama keluarga. Saat sekarang menjadi freelance, sudah otomatis saya memilih bersama mereka.

Puasa Saat Pandemi dari segi ibadah sebenarnya tidak ada yang berbeda dari Ramadan sebelumnya. Tetap puasa, tarawih, tadarus, dan lainnya. Di awal kemunculan Korona, di kampung saya tak ada Safari Ramadan karena mengumpulkan banyak massa. Solat dengan prokes dan dibuat aturan di mana hanya warga sekitar yang diizinkan berjamaah.

Tahun kedua kedatangan virus Korona, aturan lebih longgar. Safari Ramadan diadakan dengan prokes. Ibadah lainnya tetap berjalan. Puasa Tahun Ini Masih Pandemi dan jadwal ngaji bersama sudah ditetapkan.

Puasa Saat Pandemi dari menu buka dan sahur, saya lupa tapi sepertinya tidak jauh berbeda. Lebih ke menu yang sehat, tambah buah sayur dan juga vitamin. Selain itu, kami juga berusaha untuk tidak lapar mata. Semua menu dibuat ala rumahan dan secukupnya.

Walaupun Puasa Tahun Ini Masih Pandemi, saya berharap kita tak mengurangi ibadah dan malah justru menambah. Meski masih ada hal-hal yang dibatasi demi mengurangi penularan virus, ini bukan alasan.

Saya tidak akan memberikan tip Puasa Saat Pandemi. Saya tahu, kitalah yang paling mengerti diri sendiri dan pasti akan memberikan yang terbaik. Jangan sampai kita semangat ke sana ke mari demi buka bersama, berburu takjil, tapi lupa dengan tarawih dan tadarusnya.

Mari lebih bersyukur karena bisa bertemu Ramadan tahun ini dan semoga tahun depan juga. Meski tahun ini ada yang puasa lebih dulu, tak apa. Itu bukan masalah besar. Mari hargai perbedaan dan cara ibadah masing-masing.

You Might Also Like

0 komentar